Konten Pangeran Umar

SELAMAT DATANG DI BLOG PANGERAN UMAR

26 Agustus, 2010

Pramuka Siaga

Siaga Mula

Arti

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata mula dimaknai sebagai "1 asal; awal; pokok asal:; 2 yg paling awal; yg dahulu sekali; waktu (tempat, keadaan, dsb) yg menjadi pangkal)". Karenanya kemudian Gerakan Pramuka Indonesiamenjadikan kata ini sebagai nama tingkatan pertama dalamSyarat-syarat Kecakapan Umum Pramuka Siaga.

Hal ini mengandung filosofi bahwa saat Pramuka Siagasebagai golongan pramuka yang paling kecil, mencoba menyelesaikan Syarat-syarat Kecakapan Umum Pramuka Siaga Mula, diibaratkan sebagai awalan atau pangkal dari proses pendidikan kepramukaan yang diharapkan menjadi dasar yang kuat bagi kehidupan peserta didik di kemudian hari.

SYARAT-SYARAT YANG HARUS DIPENUHI

Untuk mencapai tingkat Siaga Mula, calon Siaga harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Rajin dan giat mengikuti latihan Perindukan Siaga, sekurang-kurangnya 6 kali latihan berturut-turut.
  2. Hafal dan mengerti isi Dwi Darma dan Dwi Satya.
  3. Dapat memberi salam Pramuka.
  4. Tahu arti kiasan warna-warna bendera kebangsaan Indonesia, dan tahu sikap yang harus dilakukan pada waktu bendera kebangsaan dikibarkan atau diturunkan.
  5. Biasa berbahasa Indonesia di waktu mengikutipertemuan-pertemuan Siaga.
  6. Dapat dengan hafal menyanyikan lagu kebangsaanIndonesia Raya bait pertama di muka Perindukan Siaga atau di muka pendengar-pendengar lain, dan tahu sikap yang harus dilakukan jika lagu kebangsaan diperdengarkan atau dinyanyikan pada suatu upacara.
  7. Memiliki buku Tabanas, Buku Tabungan Pramuka, atau Buku Tabungan Pelajar.
  8. Setia membayar uang iuran kepada Gugusdepannya, sedapat-dapatnya dengan uang yang diperolehnya dari usahanya sendiri.
  9. Selalu berpakaian rapi dan memelihara kebersihan badan.
  10. Keagamaan (sesuai dengan agama masing-masing)
  • Untuk Siaga yang beragama Islam:
    • Dapat mengucap Kalimat Syahadat
    • Dapat mengucap Surat Al-Fatikhah
  • Untuk Siaga yang beragama Katholik:
    • Dapat membuat tanda salib
    • Dapat mengucap do’a harian
    • Dapat menyanyikan 3 buah lagu Gereja
  • Untuk Siaga yang beragama Protestan:
    • Hafal Yahya 3:16
    • Dapat berdo’a sederhana
  • Untuk Siaga yang beragama Hindu:
    • Mengetahui nama agama yang dianutnya
    • Mengetahui tentang cara dan alat-alat yang dipergunakan dalam persembahyangan agama Hindu.
  • Untuk Siaga yang beragama Budha:
    • Mengetahui nama agama yang dianutnya
    • Hafal “Trisarana”.

Siaga Bantu

SYARAT-SYARAT YANG HARUS DIPENUHI

Untuk mencapai tingkat Siaga Bantu, seorang Pramuka Siaga Mula harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Rajin dan giat mengikuti latihan Perindukan sebagai Siaga Mula, sekurang-kurangnya 10 kali latihan.
  2. Bersungguh-sungguh mengamalkan Dwi Darma dan Dwi Satya.
  3. Tahu arti lambang Gerakan Pramuka
  4. Dapat memelihara bendera kebangsaan Indonesia.
  5. Tahu nama Negara, Ibukota Negara, Kepala Negara Republik Indonesia.
  6. Hafal Pancasila.
  7. Tahu nama dan alamat Kepala Desa dan beberapa tokoh masyarakat lain di sekitar tempat tinggalnya.
  8. Dapat membaca jam.
  9. Dapat menunjuk sedikitnya 4 mata angin
  10. (a) Dapat menjalankan latihan-latihan keseimbangan (b) Dapat melempar dan menerima lemparan bola dengan tangan kanan dan kiri.
  11. Dapat membuat dan menggunakan simpul mati, simpul anyam, dan simpul pangkal.
  12. Memiliki buku Tabanas, Buku Tabungan Pramuka, atau Buku Tabungan Pelajar dan sudah menabung uang secara teratur dalam buku tabungan itu selama sekurang-kurangnya 8 minggu sejak menjadi Siaga Mula.
  13. Setia membayar uang iuran kepada Gugusdepannya, sedapat-dapatnya dengan uang yang diperolehnya dari usahanya sendiri.
  14. Memelihara sedikitnya satu macam tanaman berguna atau sedikitnya satu jenis binatang ternak, selama kira-kira 2 bulan.
  15. Memelihara kebersihan salah satu ruangan di rumahnya, di sekolahnya, di tempat ibadat, atau di tempat lain.
  16. Dapat mencuci dan melipat pakaiannya sendiri.
  17. Keagamaan (sesuai dengan agama masing-masing)
  • Untuk Siaga yang beragama Islam:
  • Untuk Siaga yang beragama Katholik:
    • Tahu Syahadat Katholok, do’a pagi, dan do’a malam
    • Mengetahui riwayat hidup salah satu orang suci Katholik
    • Dapat menyanyikan lagu-lagu Natal
  • Untuk Siaga yang beragama Protestan :
    • Dapat menyanyikan 3 nyanyian Kristen
    • Hafal do’a Bapa Kami
    • Tahu sebuah hikayat dari Al Kitab
  • Untuk Siaga yang beragama Hindu:
    • Dapat menyebut tujuan hidup agama Hindu
  • Untuk Siaga yang beragama Budha :
    • Telah melakukan kebaktian agama Budha, baik sendiri maupun bersama-sama.

Siaga Tata


SYARAT-SYARAT YANG HARUS DIPENUHI

Untuk mencapai tingkat Siaga Tata, seorang Pramuka Siaga Bantu harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Rajin dan giat mengikuti latihan Perindukan sebagai Siaga Bantu, sekurang-kurangnya 10 kali latihan.
  2. Dapat memperlihatkan cara mengibarkan dan menurunkan bendera kebangsaan Indonesia dalam upacara.
  3. Tahu beberapa hari raya Nasional dan nama beberapa orang Pahlawan Nasional.
  4. Tahu sejarah lagu kebangsaan Indonesia Raya.
  5. Tahu arti lambang Negara Republik Indonesia.
  6. Tahu nama negara-negara tetangga dan bendera kebangsaannya.
  7. (a) Untuk Puteri: Dapat memasang buah baju dan menyalakan api (b) Untuk putera: Dapat membuat dua macam hasta karya dengan macam bahan yang berbeda.
  8. Dapat menyampaikan berita secara lisan.
  9. Dapat mengumpulkan keterangan untuk memperoleh pertolongan pertama pada kecelakaan, dan dapat melaporkannya kepada dokter, rumah sakit, pamong praja, polisi, dan keluarga korban.
  10. Tahu bahan makanan yang bernilai gizi.
  11. Melakukan salah satu cabang olahraga atletik atau salah satu cabang olahraga renang.
  12. Tahu beberapa macam penyakit menular.
  13. Memelihara kebersihan salah satu ruangan di rumahnya, di sekolahnya, di tempat ibadat, atau di tempat lain.
  14. Dapat menyajikan satu macam kegiatan seni budaya.
  15. Tahu adat sopan santun pergaulan Indonesia.
  16. Hemat dan cermat dengan segala miliknya.
  17. Memiliki buku Tabanas, Buku Tabungan Pramuka, atau Buku Tabungan Pelajar dan sudah menabung uang secara teratur dalam buku tabungan itu selama sekurang-kurangnya 8 minggu sejak menjadi Siaga Bantu dan seluruhnya atau sebagian daripada uang itu diperolehnya dari usahanya sendiri.
  18. Setia membayar uang iuran kepada Gugusdepannya, dengan uang yang seluruhnya atau sebagian diperolehnya dari usahanya sendiri.
  19. Memiliki sedikitnya satu Tanda Kecakapan Khusus.
  20. Keagamaan (sesuai dengan agama masing-masing).
  • Untuk Siaga yang beragama Islam:
    • Melakukan Sholat.
    • Dapat mengucap do’a-do’a harian.
  • Untuk Siaga yang beragama Katholik:
    • Tahu do’a Iman, do’a Harapan, do’a Cinta Kasih, dan do’a Tobat.
    • Mengikuti Missa Kudus, dan tahu arti konsekrasi
    • Mengenal nama Pastor Paroko dan nama Uskup setempat.
  • Untuk Siaga yang beragama Protestan:
    • Hafal Lukas 10 : 27 (Hukum Kasih)
    • Dapat mengucap dan mempergunakan do’a sederhana pada kesempatan tertentu.
    • Mengikuti Sekolah Minggu, atau Asuhan Rohani di sekolah.
  • Untuk Siaga yang beragama Hindu:

Hafal "Tri Rina" dan nama empat buah Kitab Suci Hindu yang pokok.

    • Untuk Siaga yang beragama Budha :
    • Hafal Parita wajib : "Parita Pancasila" dan "Parita Puja".

Tidak ada komentar:

-= Agama =-

CIRI – CIRI WANITA AHLI SYURGA 1. Ridho dengan suami yang telah di jodohkan oleh Allah 2. Menjadi istri yang setia kepada suami saat senang dan susah 3. Selalu memohon maaf dari suami 4. Senantiasa taat perintah suami selagi tidak bertentangan dengan syariat 5. Senantiasa mendahulukan suami dalai berbagai hal dan keadaan 6. Senantiasa menghibur hati suami terutama apabila ia dalam kesusahan dan keseriusan 7. Melembutkan pandangan serta tunduk di hadapan suami 8. Tidak Khianat terhadap harta suami, pakaian, tempat tidurnya atau sebagainya ketika suami tidak ada 9. Senantiasa menghormati suami, ibu, bapak serta keluarga suami 10. Senantiasa dalam keadaan bersih, bersolek dan menyenangkan hati suami apa bila di pandang 11. Tidak meminta sesuatu yang berlebihan hingga di luar kemampuan suami 12. Tidak berkali – kali menunjukan muka masam dan berteriak kasar terhadap suami 13. Menyambut kedatangan suami dengan senyuman di sambut dan mencium tangannya. 14. Tidak keluar rumah tanpa seizin suami 15. berwangi – wangi ketika suami berada di rumah 16. Tidak berpuasa sunat ketika suami berada di rumah tanpa izinya. Sebaik – baik wanita adalah wanita yang apabila engkau memandang mengembirakan engkau jika engkau memerlukan ia mentaati dan jika engkau bepergian dijaganya harta engkau dan dirinya, Wanita apa bila sholat lima waktu puasa sebulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya masuklah ia dari pintu syurga mana saja yang ia kehendaki